Tentang Blog ( Blogger)
Ramai Ramai Menulis Blog (judul artikelnya)
Blog adalah ekspresikan diri, manfaatkan dari networking hingga keuntungan material. Sekedar ingin populer? Juga tidak dilarang.
“Hari ini Damai makan pepaya lagi. Jadi ingin tahu apa saja yang terkandung dalam pepaya”, tulis Marcella Maharani Damai Gayatri dalam blognya. Si penulis yang biasa dipanggil Damai ini menulis tentang hal yang remeh temeh di sekelilingnya, apa yang ia makan hari ini, rasanya punya gigi baru, belajar bicara, dan sebagainya. Cerita-cerita Damai ini memang lucu-lucu. Maklum saja, si pemilik blog frexbone.blogspot.com ini ternyata bayi yang baru berusia 1 tahun 7 bulan.
Hari Blogger Nasional
Jangan heran kalau sekarang bayi-bayi pun memiliki blog. Hal ini menggambarkan blog sudah menjadi sebuah media komunikasi yang makin digemari.
Tingginya antusiasme masyarakat untuk nge-blog juga terhilhat dari banyaknya peserta yang hadir dalam event blogger berskala nasional, Pesta Blogger, yang digelar 27 Oktober lalu di Blitz Megaplex, Jakarta. Dalam acara tersbut, hadir sekitar 500-an blogger dari seluruh Indonesia, yang datang dari berbagai kalangan, penulis, professional, ibu rumah tangga, pengusaha, selebriti, mahasiswa, dan sebagainya. Menteri Komunikasi dan Informatika, Mohammad Nuh, yang juga hadir, lantas menetapkan tanggal 27 Oktober sebagai hari Blogger Nasional.
Budaya blog juga sudah makin berkembang. Situs technorati mencatat, setiap harinya ada 75 ribu blogger baru. Fenomena ini tak lepas dari pergeseran era dot com yang memasuki era web 2.0 menggantikan web 1.0. “Web 2.0 adalah pengembangan dunia internet ke dalam konsep yang lebih berpihak pada pengguna. Kalau di web 1.0 pengguna hanya menjadi penonton pasif, maka di web 2.0 penggunalah yang aktif berpartisipasi didalamnya,” jelas Nukman Luthfie, seorang pakar marketing internet dari Virtual Consulting.
Aplikasi web 2.0 ini misalnya, bisa dilihat pada situs Friendster, Multiply, Myspace, Flickr, Youtube, wikipedia, dan sebagainya, termasuk Facebook yang sekarang sedang booming, dan blogging tentunya. Di indonesia, kata Nukman, sekarang ini jumlah blogger sudah lebih dari 150 ribu, dan terus bertambah setiap harinya.
Beken lewat blog
Implikasinya, mereka yang punya kases internet kini dengan gampang bisa menampilkan dirinya di blog. Atau, cara lain yang lebih mudah, dengan membuat profil di Friendster, MySpace, atau Facebook. Asa bisa bahasa Inggris sedikit, Anda tinggal mengikuti petunjuknya. Hanya perlu waktu lima menit, profil Anda sudah bisa dibaca orang dari seluruh dunia.
Akibatnya, bermunculan para pendatang baru. Merka yang semula tidak dikenal, tiba-tiba menjadi populer bak selebriti, baik lewat tulisan, foto, musik dan video. Sebut saja beberapa wanita beken di kalangan blogger, misalnya, Jenny S. Bev, Ninit Yunita, Lita Mariana, dan Nila Tanzil.
Sebuah grup band indie, Everybody Loves Irene, pun tiba-tiba beken sampai ke mancanegara setelah meng-upload lagu-lagu demo mereka di situs MySpace. Maklum. MySpace sebagai situs jejaring sosial (social networking) juga memberi tmpat khusus untuk menyimpan berbagai musik dan video. Band yang mengusung aliran musik baru, trip hop ini sampai mendapat kontrak dari label EquinoxDMD dan i-tunes apple computer music store untuk merilis album mereka secara digital melalui sarana internet.
Kalau Everybody loves irene terkenal lewat di MySpace, lain halnya dengan Hanifa Ambadar (28), wanita yang bekerja sebagai freelance buyer ini menjadi populer karena blognya Fashionese Daily menjadi salah satu blog yang ramai dikunjungi. Tidak hanya oleh mereka yang berasala dari Indonesia, tapi juga dari luar negeri, karena situs ini menggunakan bahasa Inggris. Blog fashionese daily ini dinobatkan sebagai salah satu blog terbaik untuk kategori women issues di ajang pertemuan para blogger Indonesia, seperti disebut di awal tulisan ini.
Suara Kebebasan
Bagi sebagian orang, menulis blog adalah sebuah penyaluran dan dorongan aktualisasi. Di blog, orang bisa menulis tentang apapun dengan gaya bebas tanpa ada kewajiban menulis identitas. Itulah salah satu hal kenapa blog begitu digemari. Blog kerap juga disebut Voice of Fredom, suaru baru kebebasan.
Bagi Irayani Queencyputri (28), blogging selain sebagai media kreatifitas dan ekspresi diri, juga menjadi tempat bersosialisasi dan meluaskan jejaring. Kini banyak bermunculan blog-blog kemunitas. Karena itu, mahasiswi kedokteran gigi asal Makassar ini bergabung dengan salah satu komunitas blog terbesar di tanah air, yakni blogfam (blogger family).
“Saya jadi punya banyak teman di mana-mana. Kalau saya sedang ada acara di Jakarta, Surabaya atau dikota mana pun, saya akan kontak teman blogger. Rasanya seperti punya keluarga yang harus dikunjungi,” tuturnya, senang. Manfaat lain, ia bisa menerbitkan buku berjudul Ortu Kenapa, Sih ? “Walaupun penulisnya bukan hanya saya sendiri. setidaknya saya telah menghasilkan sebuah karya, ” ujar Rara yang rela jauh-jauh terbang dari Makassar ke Jakarta demi menghadiri Pesta Blogger.
Tak hanya itu, Rara bersama beberapa temannya merintis terbentuknya komunitas blog Makassar yang diberi nama Angingmamiri. “Aktivitas kami tidak haya sekedar kopi darat, tetapi juga aktif memberi pelatihan blog ke sekolah-sekolah dan mengadakan talkshow bertajuk blog for life. Bahwa dokter dan pengusaha pun ada yang nge-blog.” ujarnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar